Tanaman Kunir Putih

Tanaman kunir putih termasuk tumbuhan yang tumbuh rendah. Tanaman tahunan ini memiliki umbi yang kecil dan daun yang tebal serta lebar. Bentuk daun bundar agak lonjongdan posisi daun tegak. Warna daun hijau muda, kadang-kadang diselingi warna hijau tua, bagian punggung daun bercampur dengan sedikit warna ungu. Pnjang daun sekitar 30 cm, lebar 7,5-10 cm. Jika dicium, aroma bunganya cukup harum. Rimpangnya berbentuk bulat, berwarna pucat, banyak mengandung serat dan terasa pahit sedikit pedas.

Sesuai dengan namanya, warna rimpang tanaman kunir putih bukan kuning seperti kunir-kunir lainnya, melainkan putih. Karena itu, kunir putih tidak termasuk ke dalam genus Curcumate yang semua rimpangnya berwarna kuning. Selain itu, bentuk rimpang kunir putih juga bulat, tidak seperti Curcumae yang bentuk rimpangnya cenderung lonjong dan agak panjang. Warna rimpang yang putih dan transparan menjadi cirri khas genus Kaemprefia, seperti kencur (kaemprefia galangal), temu kunci (Kaemprefia pandurata), dan kunci pepet (Kaemprefia angustifolia). Nama lain dari kunir putih adalah temu puteri atau temu rapet. Rimpang knir putih mengandung minyak atsiri dengan rendemen sebanyak 0,2%. Warna minyak atsiri tersebut kuning muda. Di dalam minyak atsiri kunir putih terdapat champor, sineol, metil chavicol, saponin, flavonoid, dan polifenol.

Tanaman kunir putih diduga bermanfaat sebagai antikanker, mengencangkan vagina, meningkatkan gairah seksual, dan mengatasi keputihan. Namun, beberapa pendapat menyatakan bahwa kunir putih tidak mengandung zat yang bersifat antikanker (neoplastik), tetapi lebih bersifat mengendalikan kanker secara tidak langsung, yakni sebagai anti-inflamasi (mengatasi pembengkakan) dan sebagai immunostimulan (meningkatkan system kekebalan tubuh), serta sebagai antioksidan. Pengolahan hasil panen tanaman kunir putih sama dengan proses pengolahan temu-temuan launnya,yaitu meliputi penyortiran, pencucianm pengeringan, pengemasan, dan penyimpanan. Dari hasil pengolahan ini bisa diperoleh rimpang segar, rimpang kering, simplisia, atau dalam bentuk lainnya.

Saat ini sudah tersedia kemasan kunir putih dalam bentuk instan yang siap diseduh dan dikonsumsi. Ramuan instan tersebut tidak terasa pahir karena sudah ditambah gula dan bahan-bahan lainnya. Selain itu, ramuan kunir putih juga bisa dibuat sendiri. Caranya, rimpang kunir putih diiris tipis, kemudian dijempur selama 1-2 hari atau sampai kering. Satu genggam irisan rimpang yeng telah keriing direbus di dalam enam gelas air sehingga menjadi tiga gelas air. Air rebusan tersebut diminum tiga kali sehari, yakni pada pagi hari, siang dan sore hari. Dosis sekali minum sebanyak satu gelas.

Perbanyakan kunir putih bisa dilakukan dengan vegetative dengan umbi atau rimpang. Rimpang yang telah bertunas bisa dipotong dan langsung ditanam. Namun bisa juga disemaikan terlebih dahulu di persemaian. Agar kelemabapannya terjada, media dipersemaian harus ditutup jerami dan pilih lokasi yang teduh. Biasanya bibit berkecambah setelah berumur tiga minggu.


=====================================

>>> Kapsul Kunir Putih Mencegah Dan Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker, Meredakan Sakit Maag dan Nyeri Lambung , Mengecilkan Rahim dan Penambah Nafsu Makan, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Kunir Putih, Manfaat Kunir Putih and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>